Pembangunan Lapangan Sepak Bola Banjarmasin

Pembangunan Lapangan Sepak Bola Banjarmasin

Kalimantan tidak punya banyak lapangan sepak bola, yang paling terkenal dan terbesar hanyalah Lapangan Antasari. Lapangan ini hanya biasa dipakai berlatih oleh PS Barito Putera (Persatuan Sepak Bola Barito Putera).

Pembangunan Lapangan Sepak Bola Banjarmasin

Minat dari klub lokal di Kalimantan Selatan lumayan banyak, sehingga pemerintah lokal sedang mengusulkan untuk melakukan pembangunan sepak bola baru. Untuk keberlangsungan semua klub lokal yang ada di daerah Banua.

Pembangunan Lapangan Sepak Bola Banjarmasin

Lapangan Sepak Bola Banjarmasin

Klub sepak bola Barito Putera menjadi tim terbesar asal Banjarmasin, dan juga berharap adanya penyediaan lapangan sepak bola yang baru dan lebih memadai. Barito Putera memiliki prestasi yang bisa dibilang lumayan membanggakan.

Setidaknya PS Barito Putera pernah lolos untuk menjadi salah satu kandidat yang bermain di Liga 1. Sebelum nya pusat latihan klub sepak bola ini bernama Stadion 17 Mei Banjarmasin, karena pertama kali diresmikan pada 17 Mei 1974.

Renovasi untuk lapangan ini sendiri sudah berlangsung sebanyak 3 kali, yaitu pada tahun 2007, 2010, & 2013. Sebelum di bawah kepemilikan PS Barito Putera, Stadion 17 Mei adalah milik Pemprov Kalimantan Selatan.

Lalu kemudian pemilik PS Barito Putera  membeli saham dari lapangan ini, dan jadi hak permanen bagi klub sepak bola tersebut. Jika dibandingkan dengan wadah berlatih klub sepak bola nasional lainnya di Indonesia.

Lapangan Antasari ini masih sangat membutuhkan perbaikan dan penambahan fasilitas dari segi ruangan khusus untuk meletakkan perlengkapan latihan. Pemeliharaan rumput di bagian lapangan juga jadi faktor untuk kenyamanan berlatih.

Karena semakin banyak prestasi yang sudah diberikan oleh PS Barito Putera ini. Maka pemerintah setempat sedang dalam proses mencari lahan untuk membukakan pusat lapangan sepak bola yang baru bagi semua klub lokal.

Prestasi terakhir sebelum adanya Corona PS Barito Putera ditasbihkan menjadi juara Divisi Utama musim 2011/2012. Pelatih mentargetkan pemain lokal akan lebih unggul dan mereka tidak akan membutuhkan pemain asing.

Untuk sekarang pertandingan sepak bola sedang di hentikan, tapi para klub sepak bola diminta untuk tetap rutin melakukan latihan. Agar sudah siap saat akan mengisi pertandingan yang bakal dilangsungkan lagi tahun depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *